Masalah Kesehatan yang Harus Dicegah

Masalah Kesehatan yang Harus Dicegah
Masalah Kesehatan yang Harus Dicegah

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dijumpai di seluruh belahan dunia, khususnya di negara berkembang. Anemia yaitu kondisi ketika seseorang mempunyai kadar darah merah yang begitu rendah. Penyakit anemia yang sering terjadi adalah anemia defisiensi besi, karena penyakit ini dapat dialami oleh seseorang pada semua siklus kehidupan mulai dari balita hingga orang dewasa.

Anemia mempunyai dampak yang cukup besar terhadap kesehatan manusia. Lebih dari 30% penduduk dunia menderita anemia. Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2013, orang yang terserang anemia di Indonesia mencapai 21,7%. Anemia termasuk dalam kategori masalah kesehatan masyarakat yang sedang, sehingga memerlukan perhatian dan penanganan khusus oleh ahlinya.

Zat besi merupakan zat gizi mikro yang sangat diperlukan tubuh untuk memproduksi hemoglobin atau pembentukan sel darah merah. Jika KEKURANGAN ZAT BESI akan mengakibatkan menurunnya kadar hemoglobin. Pada umumnya zat besi dapat berasal dari sumber makanan nabati seperti kacang-kacangan maupun sayuran, serta berasal dari sumber makanan hewani seperti telur, daging, dan ikan. Salah satu kelompok umur yang sangat berisiko terkena penyakit anemia defisiensi besi adalah remaja.

Masa remaja merupakan masa di mana seseorang mengalami pertumbuhan dan perkembanggan dengan menunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya. Pada usia remaja banyak remaja yang ingin menjaga penampilan dan kadang melakukan diet. Jika diet yang dilakukan tidak seimbang, maka bisa menyebabkan kurangnya beberapa zat gizi penting yang masuk ke dalam tubuh, seperti zat besi. Faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja yaitu tingkat pengetahuan gizi yang kurang, pola konsumsi yang buruk, status kesehatan, aktivitas fisik yang kurang, serta kondisi sosial ekonomi yang rendah.

Anemia pada remaja akan berdampak pada melambatnya tumbuh kembang, aktivitas sehari-hari, daya tahan tubuh, mudah lemas dan lapar, serta akan mempengaruhi kecerdasan dan konsentrasi. Selain itu, anemia juga bisa menjadi faktor pemicu tingginya tingkat kematian seseorang dan tingginya insiden berat badan bayi yang rendah. Seseorang yang menderita anemia akan mengalami gejala 5L yaitu lelah, letih, lemah, lesu, dan lalai. Selain gejala tersebut, orang yang menderita anemia juga merasakan keluhan seperti pusing, mata berkunang-kunang, pucat pada bagian bibir, mata, lidah, kulit, dan telapak tangan.

Anemia perlu dicegah dan ditanggulangi sejak dini supaya tidak semakin parah. Adapun upaya penanggulangan dan pencegahan anemia yang dapat dilakukan yaitu:

1. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi

2. Tidak mengonsumsi alkohol

3. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12

4. Mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi asam folat

5. Melakukan penyuluhan mengenai gizi kepada masyarakat agar mampu meningkatkan konsumsi zat besi dari sumber alami.

6. Mengonsumsi suplemen agar kadar hemoglobin meningkat secara cepat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *